Tampilkan postingan dengan label Belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belajar. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Juli 2012

Cara Memebuat Progaram penhitung IP dengan Java

Pada postingan sebelumnya, kita telah membahas cara membuat IPK Counter tanpa tampilan antarmuka grafis (GUI), kali ini kita akan membuat ulang program IPK Counter dengan GUI.

1. Masih ingat pola umum program Java basis GUI ? Ini dia:





2. Berikutnya kita akan membuat 8 identifier : 4 identifier untuk String, dan 4 identifier untuk Double :

Membuat identifier
Pada pembuatan program IPK Counter tanpa GUI yang lalu, kita cuma membuat 4 identifier double, tapi kali ini perlu ditambahkan 4 identifier lagi untuk String, karena Input box dimana user akan mengisi data, tidak dapat merekam inputan sebagai numerik (Integer maupun Double), Input box hanya akan merekam String, makanya kita menambahkan 4 identifier String baru untuk merekam inputan dan melakukan konversi ke double.

3. Nah, berikutnya kita buat Input box yang meminta user untuk mengisi data yang diperlukan :



4. Setelah melakukan proses konversi, sekarang kita sudah punya data numerik yang diperlukan untuk menghitung nilai IPK, nah tunggu apa lagi, buat script untuk menghitungnya:




5. Langkah terakhir, kita tinggal menampilkan hasilnya dengan Message box:


x


6. Nah, program sudah jadi, tinggal dicompile (Ctrl-2 [textpad] atau Ctrl-F11 [eclipse])


IPK Counter - First launch - by Antony Budianto









Program yang kita rancang tadi hanya akan berjalan sekali saat dicompile/di-run, itu dikarenakan kita tidak menggunakan looping, jika ingin menggunakan looping, gunakan fungsi while untuk merangkum semua argumen/intruksi program (lihat postingan mengenai looping).

Semoga sampai disini, sudah mengerti sedikit basic Java kan? Postingan berikutnya kita akan membuat program kuis matematika sederhana, pasti seru kan? Makanya tunggu postingan berikutnya!
»»  READMORE...

Cara Hack Joomla dengan Joomla Cracker Tool

Di pagi yang cerah dan ditemani secangkir kopi adalah waktu yang tepat untuk melakukan keisengan ......hehehehe yaitu Saatnya untuk melakukan crack password joomla dengan menggunakan Joomla Cracker Tools. Tools ini digunakan untuk melakukan BruteForce password dari hash yang didapatkan dari joomla password biasanyaMD5+SALT.
Cracking Password
Yang perlu disiapkan adalah:
1. Tools “joomla-cracker.pl” yang digunakan sebagai alat untuk melakukan bruteforce, download disini:
Download Cracker Tools
2. Buatlah file “hash.txt” yang akan digunakan untuk menyimpan hash yang akan di crack.
3. Buatlah file “wordlist.txt” yang akan digunakan sebagai kumpulan dictionary password. Download wordlist generator disini.
Download Worldlist Generator Tools
4. Perl Engine harus sudah terinstall di Operating System yang akan di pakai.
Setelah semua file terlengkapi, maka cara menjalankannya adalah ./joomla-cracker.pl hash.txt wordlist.txt
1. Kumpulan file dalam directory hacking untuk melakukan crack joomla hash + salt.
Kumpulan File Cracking
2. Contoh hash yang perlu dimasukkan dalam file “hash.txt
Kumpulan Hash Joomla
3. Contoh kumpulan wordlist yang dimasukkan dalam file “wordlist.txt
Kumpulan Wordlist
4. Berikut adalah cara menjalankan joomla-cracker tools ./joomla-cracker.pl hash.txt wordlist.txt
Hasil Dari Menjalankan Cracker Joomla Password
Nah terlihat hasilnya disana bahwa hasil crack username + passwordnya adalah:
1. Usernamerahmat & Password123456
2. Usernamedede & Password123456
3. Dst.
Selamat mencoba dan semoga berhasil mengcrack joomla username & password :)
»»  READMORE...

Cara Membuat Exe dan SetUp Program Visual Basic

Membuat Setup untuk suatu program bisa tidak terlalu susah. Karena disini kita menggunakan sebuah wizard yang menuntun kita untuk melakukan sesuatu dari pertama hingga akhir. Dengan mengubah program menjadi sebuah setup, maka orang yang memakai program yang kita buat tidak akan mengetahui bagaimana cara kita membuat program tersebut. Dan dengan setup pula jika ada orang yang ingin menggunakan program kita di komputer lain, maka kita tinggal menekan tombol setup tersebut dan program pun langsung terinstall pada komputer itu. Sekarang saya terangkan caranya.
1. Bukalah project dan form program VB yang ingin dibuatkan setup nya.
2. Buanglah tool tool yang tidak dipakai tapi muncul pada toolbox program anda caranya dengan klik kanan pada toolbox lalu pilih components. Beri tanda checklist pada SELECTED ITEMS ONLY untuk melihat toolbox yang sedang aktif.
3. Dan untuk pengujian, hilangkanlah semua tanda checklist yang ada pada toolbok yang aktif tadi baik itu controls, designers, ataupun inserteable objects. Jika tanda checklist tersebut tidak bisa dihapus atau muncul pesan, biarkan saja. Sedang yang bisa dihapus hilangkan saja tanda checklist tersebut. Tekan Apply atau Oke.
4. Selanjutnya kita akan membuat Exe. Caranya adalah pilih File pada bagian menu lalu pilih MAKE (nama project) EXE.
5. Masukan nama file dan tempat untuk meletakkan file exe tersebut lalu tekan Oke.
6. Pembuatan Exe selesai dan lihatlah hasilnya.
7. Perhatian, jika pembuatan Exe gagal, berarti masih ada kesalahan dalam listing program anda. Periksalah kesalahan tersebut dan benarkan. Atau mungkin karena ada sebuah tool yang aktif tapi tidak dipakai untuk membuangnya ikuti langkah nomor 2.
8. Sekarang kita akan membuat Setup.
9. Pilih ADD-INS pada bagian menu.
10.Pilih ADD-INS MANAGER.
11. Cari PACKAGE AND DEPLOYMENT WIZARD. Lalu dipilih.
12. Beri tanda checklist pada bagian LOADED/UNLOADED dan LOAD ON STARTUP. Lalu tekan Oke.
13. Pilih kembali ADD-INS pada bagian menu. Dan disitu akan muncul tulisan baru yaitu PACKAGE AND DEPLOYMENT WIZARD lalu pilihlah tulisan tersebut.
Terkadang muncul tulisan untuk men save ulang program anda, pilih Yes.
14. Setelah muncul layar baru, pilihlah yang PACKAGE.
Terkadang muncul tulisan untuk mengompile ulang program anda (membuat Exe), pilih tombol Yes.
15. Pada layar selanjutnya (Package Type) pilih yang standard setup package. Klik Next.
16. Pada layar Package Folder, pilihlah folder yang berisi program yang telah anda buat. Klik tombol Next.
17. Pada layar DAO Driver, masukanlah driver driver yang dibutuhkan oleh program anda. Lalu klik Next.
18. Pada layar Include Files, masukan semua file yang anda ingin ikut sertakan kedalam package atau paket program yang dibuat termasuk database, gambar, icon, atau file file lainnya. Dan buanglah yang tidak perlu dengan menghilangkan tanda checklist.
19. Silahkan Klik Next terus menerus untuk ke layar berikutnya.
20. Pada layar Cab Option terdapat 2 pilihan yaitu: Single Cab dan Multiple Cab.
21. Pada layar selanjutnya di Installation title masukan nama dari setup yang anda buat.
22. Pada layar Start up Menu Item, letakkan tempat menaruh shortcut program anda apabila nanti sudah terinstall pada bagian Start menu yang diinginkan.
23. Pada layar Install Location, pilihlah tempat untuk meletakkan file file program anda dengan cara menggantinya pada bagian Install location yang ada disitu.
24. Pada layar Shared Files, pilihlah file apa aja yang akan di sharing atau dibagi.
25. Pada layar akhir, berilah judul script dari pembuatan setup ini agar nanti bisa digunakan kembali untuk membuat setup program yang lain dengan format yang sama dengan script tersebut.
26. Tekan tombol Finish untuk menyelesaikan pembuatan Setup ini.
PERHATIAN: untuk pembuatan setup dengan menggunakan software software tambahan seperti Crystal Report atau sebagainya agak sedikit susah dan jika salah maka akan muncul pesan error pada bagian akhir dari pembuatan setup tersebut. Saya sarankan bagi yang belum paham untuk menggunakan software pembuat package yang lain seperti Astrum atau yang lainnya.
Demikianlah penjelasan mengenai pembuatan Setup dari saya. Kalau ada yang salah saya mohon maaf karena saya juga sedang baru belajar. Untuk masukan masukan silahkan tulis dibagian komentar. Terima Kasih banyak untuk membaca blog ini. Bye !

package
»»  READMORE...

Membuat MP3 Player dengan VB 6

Kang Aries - Halo sobat muda semua , kalai ini saya akan mencoba menjelaskan bagaiman caranya membuat sebuahapplikasi untuk memutar lagu yang berformat Mp3, tentunya bisa saja kita mennambahkan format lain sesuai kebutuhan kita .
Kalau selama ini kita merasa bosan dengan media player yang itu-itu aja, nah sekarang saatnya kita berkreasi sesuai imajinasi kita he….he….he…,.
Dan jangan khawatir scriptnya cukup pendek dan saya yakin anda semua pasti bisa , Oke dech kita mulai aja kali ya nah yang perlu kita siapkan adalah:
1. Text Box
2. MMC (Microssoft Media Control )
3. Drive List
4. Dir List
5. ComboBox
6. Serta ,Satu buah Filed List,
7. 3 CommandButton
Skanario yang akan kita buat adalah sbb,:
Pertama kita akan memilih Format pada combo box , seperti *.Mp3, *.Mid, *.WAV, dll, setelah memilih format , kemudian memilih drive mana yang akan di gunakan , missal Drive C pada Drive List, maka pada Dir list Akan menampilkan Direktori-direktori (folder) , sedangkan pada field List akan menmapilkan judul(Field ) Sesuai format yang telah kita pilih, selanjutnya jika memilih dari salah satu lagu yang kan kita putar pada field list maka , Text Box akan menunujukan (menampilkan ) Lagu yang telah dipilih , ketika Tombol play di tekan maka lagu akan segera terdengar …keren kan?,.
Naha sekarang coba desaign form layout kayak gini nih:
gbr1_mediaplayervb
Nah, gampang bukan , tentunya kalau pengen bagus silahkan anda desaign semaksimal mungkin , kalau punya saya maklumlah buatnya aja Cuma dua jam , jadi hasilnya juag kurang maksimal
Untuk name pada
Dir 1, Drive1, Combo1, text1,Fille 1, biarkan default jangan dirubah -rubah biar anda bisa paham dan mengerti dengan Script yang akan saya buat.
Nah untuk MMC control Pada bagian Name ubah menjadi= AudioPlayer, Command1=Play ,command2=Stop, Command3=Exit dan untuk caption terserah anda karma enggak ngaruh dengan script yang akan kita buat.:
Pembuatan script sesuaikan dengan komponen yang anda makasud Misal kita mau buat di Commbo1 maka klik dua kali terus tentukan eventnya , baru ketikin scriptnya:
Private Sub Combo1_Change()
‘ Pada bagian ini anda bisa menambahkan format atau extensi yang lain sesuai kebutuhan anda
If ListIndex = 0 Then
File1.Pattern = (“*.wav”)
ElseIf ListIndex = 1 Then
File1.Pattern = (“*.mid”)
ElseIf ListIndex = 2 Then
File1.Pattern = (“*.mp3″)
Else
Fiel1.Pattern = (“*.*”)
End If
End Sub
Private Sub Dir1_Change()
‘Nah ini Untuk mengubah direktori yang akan kita pilih , diamana file list akan menunujukan sesuai folder yang akan dipilih
File1.Path = Dir1.Path
If Combo1.ListIndex = 0 Then
File1.Pattern = (“*.wav”)
ElseIf Combo1.ListIndex = 1 Then
File1.Pattern = (“*.mid”)
ElseIf Combo1.ListIndex = 2 Then
File1.Pattern = (“*.mp3″)
Else
File1.Pattern = (“*.*”)
End If
End Sub
Private Sub Drive1_Change()
‘Merubah dir jika sesuai dengan drive yang dipilih
Dir1.Path = Drive1.Drive
End Sub
Private Sub Exit_Click()
End
End Sub
Private Sub File1_Click()
‘Memilih lagu yang akan diputar pada bagian File1 list,
If Combo1.ListIndex = 0 Then
File1.Pattern = (“*.wav”)
ElseIf Combo1.ListIndex = 1 Then
File1.Pattern = (“*.mid”)
ElseIf Combo1.ListIndex = 2 Then
File1.Pattern = (“*.mp3″)
Else
File1.Pattern = (“*.*”)
End If
If Right(File1.Path, 1) <> “\” Then
FileNam = File1.Path + “\” + File1.FileName
Else
FileNam = File1.Path + File1.FileName
End If
Text1.Text = FileNam
End Sub
Private Sub Form_Load()
‘Memposisikan media player yang kita buat pada posisi di tengah pada saat pertama kali tampil
Left = (Screen.Width – Width) \ 2
Top = (Screen.Height – Height) \ 2
Combo1.Text = “*.wav”
Combo1.AddItem “*.wav”
Combo1.AddItem “*.mid”
Combo1.AddItem “*.mp3″
Combo1.AddItem “All files”
End Sub
Private Sub MMControl1_Done(NotifyCode As Integer)
End Sub
Private Sub play_Click()
‘Script ini untuk menjalankan lagu pada MMC
If Combo1.ListIndex = 0 Then
AudioPlayer.DeviceType = “WaveAudio”
ElseIf Combo1.ListIndex = 1 Then
AudioPlayer.DeviceType = “Sequencer”
ElseIf Combo1.ListIndex = 2 Then
AudioPlayer.DeviceType = “waveAudio”
End If
AudioPlayer.FileName = Text1.Text
AudioPlayer.Command = “Open”
AudioPlayer.Command = “Play”
End Sub
Private Sub stop_Click()
If AudioPlayer.Mode = 524 Then Exit Sub
If AudioPlayer.Mode <> 525 Then
AudioPlayer.Wait = True
AudioPlayer.Command = “Stop”
End If
AudioPlayer.Wait = True
AudioPlayer.Command = “Close”
End Sub
Nah sekarang anda jalankan program tersebut terus , lakukan pemilihan lagu yang anda kehendaki dan dengarkan hasilnya , Wow.. J, keren euy ……………………,
Kalau berhasil jangan lupa kasih tahu temen-temenya terus  nyombong dech….he…..he..(becanda bos) , sombong boleh asal kalau ada temannya mau Tanya dan pengen belajar di kasih tahu ya.. L, ya udah   kayaknya saya cukupin dulu kali ya , pokoknya Good look aja ya……
»»  READMORE...

Oprek Android Fastboot Mode dengan Ubuntu

Setelah Android satu-satunya berhasil saya ROOT saya mulai ingin mengoprek isi dari android yang saya sesuaikan dengan kebutuhan, walaupun tampilannya mini tapi lumayan untuk sekedar belajar.
Langsung saja caranya saya jelaskan.
aya memang tidak menggunakan metode SDK adb yang di anjurkan oleh developer Android, tapi untuk mengotak atik neng Jurni biasanya di forum Nexian Journey kebanyakan menggunakan metode fastboot pada sistem operasi jendela. Okelah dari pada kepanjangan basa basi mari kita oprek dalam ubuntu
Langkah pertama buka Terminal -- application -- accesories -- Terminal, karena akan banyak menggunakan perintah perintah didalam terminal. Langkah selanjutnya masukkan usb kabel dalam port usb komputer anda, kemudian periksa perangkat keras yang terhubung dalam kanal USB dengan cara mengetikkan lsusb pada Terminal
Kemudian setelah deteksi perangkat keras yang terhubung pada kanal USB selesai, dilanjutkan untuk memasukkan modul driver perangkat keras android dalam kernel ubuntu linux, dengan menabahkan berkas xx-android-rules
Keterangan :
xx : adalah parameter berkas sesuai dengan ubuntu yang digunakan
- 50 untuk Gusty/Hardy/Depper atau
- 70 untuk Karmic/Lucid/Maverick 
Langkah selanjutnya adalah menabahkan baris modul driver ke berkas xx-android-rules untuk perangkat keras Android yang akan dibaca di kernel ubuntu. Kebetulan saya menggunakan ubuntu maverick, perintah yang digunakan adalah. 
sudo gedit /etc/udev/rules.d/70-android.rules
Misal saya menggunakan Nexian Journey A890 Foxconn Based, kemudian salin baris modul dibawah ini. kemudian pasang dalam berkas xx-android.rules


SUBSYSTEM=="USB",SYSFS=={idVendor}=="0489",mode="0666"
Kemudian simpan berkas xx-android.rules dalam aplikasi jendela gedit  
Untuk Depper :
SUBSYSTEM=="usb_device",SYSFS=={idVendor}=="xxxx", mode="0666"
Untuk Gusty/ Hardy/ Karmic/ Lucid/ Maverick :
SUBSYSTEM=="USB",SYSFS=={idVendor}=="xxxx",mode="0666"

ID Vendor : 
Acer         : 0502
DELL               : 413c
Foxconn          : 0489
Garmin-ASUS    : 091e
HTC               : 0bb4
Hwawei           : 12d1
Kyocera           : 0482
LG               : 1004
Motorolla       : 22b8
nVidia              : 0955
Pantech           : 10A9
Samsung         : 04e8
Sharp       : 04dd
Sony Ericsson    : 0fce
ZTE               : 19D2

Keterangan : xxxx
Sunting sesuai dengan pembuat perangkat keras yang digunakan. Untuk Nexian Journey A890 sendiri menggunakan perangkat keras foxconn yaitu 0489, ID Vendor lain bisa dicek dengan perintah terminal lsusb.
Setelah berkas xx-android-rules disimpan dilanjutakan untuk memberi ijin execute pada  berkas xx-android-rules dengan perintah dibawah ini 
sudo chmod a+rx /etc/udev/rules.d/xx-android.rules

kemudian dilanjutkan untuk menghidupkan ulang komputer anda dengan perintah terminal berikut

sudo reboot
komputer dihidupkan ulang kemudian unduh berkas bash sheel fastboot pada tautan ini. Kemudian salin pada folder home anda, dan beri ijin berkas fastboot dengan perintah 
sudo chmod 755 fastboot
Untuk memeriksa perintah fastboot berjalan baik dalam ubuntu, anda harus masuk pada mode fastboot, pada menu boot android, Nexian Journey untuk mode fastboot dengan menekan secara bersamaan pada saat menyalakan Android pertama kali.
{ [ volume down ]  + [ hang up (tombol merah/ tutup telepon) ] + [ power ] }
Untuk mode fastboot pada vendor lain silahkan cari sendiri pada tautan ini :P
Setelah masuk mode fastboot android. Cek perangkat android yang sudah terkoneksi dengan fastboot ubuntu menggunakan perintah berikut
 ./fastboot getvar version
Untuk perintah fastboot sendiri sama seperti perintah yang digunakan pada fastboot sistem operasi jendela, jadi perintah yang digunakan tinggal menyesuaikan kebutuhan berkas yang akan di ijeksikan menggunakan metode fastboot, salah satu perintah yang sering digunakan untuk menginjeksikan berkas recovery.img dengan perintah berikut 

./fastboot flash partisi_yang_di-flash namafile.img
 
Semoga Bermanfaat.
»»  READMORE...

Cara Membuat Program Aplikasi Kasir dengan VB 6

Pada tutorial ini anda akan belajar bagaimana membuat aplikasi client server menggunakan visual basic & MYSQL Untuk lebih memperjelas pemahaman anda akan digunakan studi kasus program KASIR. Dimana pada implemantasinya nanti, aplikasi yang dibuat akan terpisah dengan database. Database akan ditempatkan pada sebuah server dan aplikasi dapat ditempatkan pada beberapa komputer client. Untuk pengembangan / pembuatan aplikasinya sendiri dapat dilakukan di komputer lokal terlebih dahulu. Adapun yang anda perlukan pada tutorial ini, yaitu visual basicMYSQL, dan Mysql Connector-ODBC. MYSQL dan MYSQL Connector ODBC dapat anda download di www.mysql.com. MYSQL Connector ODBC dibutuhkan agar dapat melakukan koneksi database MYSQL dari VB
Setelahnya semuanya terinstall mulailah membuat database MYSQL beserta tabel - tabelnya. Buatlah sebuah database dengan nama kasirdan buat 5 tabel seperti di bawah:
Tabel user_login

FieldTipe Data
user_login_idvarchar(50) *
user_namevarchar(100)
user_pswvarchar(20)
Tabel product 
FieldTipe Data
product_idvarchar(40) *
product_namevarchar(100)
pricedouble
stockinteger
Tabel transaksi 
FieldsTipe Data
no_transaksiinteger (auto increment) *
tgl_transaksidatetime
total_baranginteger
total_hargadouble
kasirvarchar(50)
Tabel detail_transaksi 
FieldsTipe Data
no_transaksiinteger
product_idvarchar(40)
jumlahinteger
harga_satuandouble
Tabel transaksi_temp 
FieldsTipe Data
no_transaksiinteger
product_idvarchar(40)
jumlahinteger
harga_satuandouble
* Primary Key
Tabel user_login digunakan untuk menyimpan data pengguna aplikasi, tabel product digunakan untuk menyimpan data product yang dijual. Tabel transaksi untuk menyimpan data transaksi dan tabel detail_transaksi untuk menyimpan detail dari transaksi yang dilakukan. Sedangkan tabel traksaksi_temp digunakan untuk mencatat secara sementara detail traksaksi yang dilakukan, setelah transaksi selesai dilakukan baru dipindahkan ke tabel transaksi.
Setelah database dan kasir selesai dibuat tambahkan data (insert data) pada tabel user dengan data berikut:
user_login_iduser_nameuser_psw
adminAdministratoradmin
langkah selanjutnya adalah mempersiapkan koneksi ke database. Ikutilah langkah-langkah di bawah ini.
  1. Buka control panel, double klik pada Administrative Tools, kemudian double klik pada Data Sources (ODBC). Dan akan muncul window kurang lebih seperti berikut: 
    Data Sources (ODBC)
  2. Klik pada System DSN, dan klik tombol Add, dan akan muncul window seperti berikut:
    System DNS
  3. Pilih MySQL ODBC 3.5.1 Driver, dan klik tombol Finish, dan akan tampil window berikut :
    Connector / ODBC
  4. Kemudian isi form di atas dengan data seperti berikut:
    Connector-ODBC
  5. Klik tombol Test, jika muncul kotak dialog yang menyatakan sukses, tekan OK dan tekan OK sekali lagi.
Setelah selesai sekarang anda telah siap untuk membuat Aplikasi KASIR..

Membuat Form Utama Administrator dan Form Login

Buka microsoft visual basic anda dan buat Standar EXE project. Setelah project dibuat akan langsung terbentuk sebuah form. Tambahkan label dan tombol serta atur propertiesnya seperti berikut :
Admin Form
KomponentProperties
Form1Name : main_form
Caption : Administration
Label1Caption : Welcome,
Label2Name : label_user
Caption : User
Command1Name : btn_user
Caption : User
Command2Name : btn_product
Caption : Product
Command3Name : btn_trans
Caption : Transaksi
Command4Name : btn_report
Caption : Report
Setelah diatur propertinya maka hasilnya adalah seperti berikut:
Admin Form
Admin Form
Kemudian Buat Form baru dengan cara, klik Menu Project, Add Form. Akan tampil window Add Form dan pilih Log In Dialog serta klik tombol open. Hasilnya seperti di bawah: 
Login Form
Form Login
Sekarang buka notepad dan ketik kode di bawah:
[Data]
DB=kasir
SERVER=localhost
Uid=root 
Password=root
Kemudian simpan di direktori c:\windows dengan nama koneksi.ini, file koneksi.ini berfungsi untuk menyimpan data yang diperlukan untuk koneksi ke database. Pada bagian DB berisi nama database yang akan digunakan, SERVER berisi IP address Server tempat database disimpan (untuk sementara gunakan lokalhost). Uid berisi database user name dan Passwordadalah password database.
Sekarang Kembali ke Editor Visual Studio. Pilih Menu Project, Add Module untuk membuat module. Pada window Add Module klik Open. Download File berikut ini, kemudian copy dan paste isi file tersebut pada module yang sedang dibuat. Setelah selesai simpan module tersebut. Kemudian Klik menu Project, References dan akan muncul window project reference. Centang pada bagian Micosoft ActiveX Data Objects 2.0 Library dan tekan tombol OK.
Sekarang beralih ke form login, double click pada tombol OK, Hapus script yang telah ada dan ganti dengan script di bawah:
Private Sub cmdOK_Click()
Call Koneksi
Dim RS As ADODB.Recordset
Set RS = New ADODB.Recordset
Dim SQL As String
'query untuk login
SQL = "select * from user_login where user_login_id='" & txtUserName.Text & "'"
'membuka koneksi ke databse
RS.CursorLocation = adUseClient
RS.Open SQL, conn, adOpenDynamic, adLockOptimistic
'cek kebenaran user_login_id
If (RS.RecordCount > 0) Then
'cek kebenaran password
If (RS!user_psw = txtPassword.Text) Then
user_login_id = txtUserName.Text
user_name = RS!user_name
Load main_form
main_form.Show
Unload Me
Else
MsgBox "Maaf Password Salah"
End If
Else
MsgBox "Maaf User Name Salah"
End If
End Sub
Kemudian double click pada tombol Cancel, hapus script yang telah ada dan ganti dengan script berikut:
Private Sub cmdCancel_Click()
Dim pil As VbMsgBoxResult
pil = MsgBox("Anda Yakin untuk keluar?", vbQuestion + vbYesNo, "Exit")
If (pil = vbYes) Then Unload Me
End Sub
Setelah selesai pilih menu Project, properties. Pada window Project Properties di bagianStartup Object pilih frmLogin. Kemudian tekan tombol OK.
Sekarang beralih ke admin_form, double click pada form dan ketik script berikut :
Private Sub Form_Load()
label_user.Caption = user_name
End Sub
Setelah selesai simpan project anda dengan nama kasir dan coba untuk menjalankanya dengan menekan tombol F5 pada keybord.
»»  READMORE...